- by Redaksi 2
- 02 April 2026
Musrenbang Jaksel Fokus Banjir dan Kemacetan
Jakarta Selatan, WartaKarya - Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar memimpin pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, M Anwar menyampaikan bahwa skala prioritas pembangunan di Jakarta Selatan saat ini difokuskan pada penanganan kemacetan, banjir, serta sektor pendidikan.
“Masyarakat berharap usulan dapat direalisasikan pada 2027, namun sebagian juga mulai dilaksanakan pada 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu kendala dalam penanganan usulan Musrenbang terkait normalisasi sungai dan kali yang berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Untuk pelaksanaan perbaikan, diperlukan rekomendasi teknis dari pihak tersebut.
“Kami sudah bersurat, namun terkadang tidak ada jawaban terkait rekomtek, sehingga penanganan baru bisa dilakukan sementara,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Suban Perencanaan Pembangunan Daerah (Kasubanppeda) Jakarta Selatan, Hera Lidiawati, mengungkapkan dari 571 RW, terdapat 2.535 usulan yang masuk dalam Musrenbang.
Dari jumlah tersebut, 84 persen merupakan usulan fisik dan 16 persen usulan barang. Sebanyak 304 usulan akan diakomodasi pada 2026, sedangkan 1.417 usulan direncanakan terealisasi pada 2027.
“Sebanyak 376 usulan lainnya belum memenuhi kelayakan dan akan diverifikasi kembali,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Komisi E, Astrid Khairunisha, mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang berjalan baik. Ia berharap seluruh usulan masyarakat tidak hanya menjadi wacana, tetapi dapat direalisasikan.
“Saya selalu hadir hingga tingkat kelurahan untuk memastikan usulan masyarakat benar-benar terealisasi,” tandasnya. **(Hel)
