- by Redaksi 2
- 06 Maret 2026
Pramono Resmikan Masjid Darul Jannah Jaksel
Jakarta Selatan, WartaKarya - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Masjid Darul Jannah di kompleks Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Kamis (5/3/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti secara simbolis.
Dalam sambutannya, Pramono berharap Masjid Darul Jannah dapat menjadi ruang yang menenteramkan, mempererat ukhuwah, serta membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia.
“Peresmian Masjid Darul Jannah bukan hanya menandai selesainya pembangunan fisik, tetapi juga hadirnya pusat aktivitas umat sebagai tempat ibadah, silaturahmi, pembelajaran, dan pembinaan masyarakat,” ujarnya.
Masjid Darul Jannah kini berdiri terpisah dari bangunan utama Kantor Wali Kota sehingga memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat. Menurut Pramono, hal ini memudahkan warga sekitar maupun musafir untuk menunaikan ibadah, terutama dalam menghidupkan kegiatan Ramadan seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, kajian keagamaan, serta buka puasa bersama.
“Ketika saya diminta meresmikan Masjid Darul Jannah ini, yang dalam bahasa Arab berarti ‘Rumah Surga’, saya berkali-kali bertanya dalam hati, mengapa saya mendapatkan keberuntungan yang luar biasa ini. Ini benar-benar sebuah kehormatan,” tuturnya.
Pramono juga mengapresiasi desain arsitektur masjid yang dinilainya indah dan megah. Ia berharap bangunan tersebut dapat dijaga dan dirawat dengan baik agar jamaah merasa nyaman dan khusyuk saat beribadah.
“Saya mengagumi arsitektur masjid ini. Tanda tangan saya akan ada di masjid ini sampai kapan pun, dan itu sebuah kehormatan. Saya berharap masjid ini dirawat sebaik-baiknya serta benar-benar menjadi rumah bagi siapa pun yang ingin memuliakan dan memakmurkannya,” katanya.
Masjid Darul Jannah dibangun dua lantai dengan luas total 2.607 meter persegi. Lantai dasar difungsikan sebagai ruang serbaguna, tempat wudu, serta fasilitas layanan lainnya. Sementara lantai atas digunakan sebagai ruang salat utama yang mampu menampung lebih dari 1.200 jamaah.
Pembangunan masjid ini didanai melalui bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas/Bazis) DKI Jakarta serta para donatur yang tidak mengikat dan tidak menggunakan dana APBD. Berdasarkan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada 2017, total anggaran pembangunan mencapai Rp42,06 miliar.
Proyek pembangunan Masjid Darul Jannah dimulai sejak 27 November 2017 dan telah melalui 31 tahapan kontrak pekerjaan serta empat tahapan pekerjaan tambahan dari para donatur. Saat ini, pembangunan konstruksi telah mencapai 100 persen. **(Hel)
