- by Redaksi 2
- 06 Januari 2026
Warga Ciganjur Kerja Bakti Antisipasi Banjir
Jakarta Selatan, WartaKarya - Mengawali kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan di awal tahun 2026, Pemerintah Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, bersama warga, pengurus RT dan RW, serta Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 05 melaksanakan kerja bakti lingkungan, Minggu (4/1/2026).
Kerja bakti dipusatkan di Jalan Neman RT 008 RW 05 dengan sasaran utama membersihkan saluran air PHB, memangkas rumput liar, mengangkat sampah lingkungan, serta meninjau titik-titik rawan genangan dan banjir saat hujan.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin staf kelurahan, Asep, dan dihadiri Sekretaris Kelurahan (Sekel) Ciganjur, M. Ngasri, beserta jajaran. Turut terlibat Ketua RT 007, RT 008, RT 009, serta warga sekitar.
Sekel Ciganjur M. Ngasri mengatakan, kerja bakti ini difokuskan pada normalisasi saluran air mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan dengan curah hujan dan debit air yang cukup tinggi.
“Wilayah ini berada di cekungan bawah, sehingga aliran air dari atas mengarah ke sini. Karena itu, perlu dilakukan pembersihan untuk mengurangi sumbatan di saluran,” ujar Ngasri.
Ia menambahkan, pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan untuk perbaikan sarana prasarana, khususnya pengamanan batas antara jalan dan saluran air PHB yang dinilai rawan kecelakaan karena tidak memiliki pembatas.
“Ini sangat berisiko, terutama bagi anak-anak dan pengendara saat musim hujan. Perlu mitigasi agar tidak terjadi kecelakaan,” jelasnya.
Selain itu, warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit di musim hujan, seperti demam berdarah dengue (DBD). Warga diminta rutin memeriksa tempat penampungan air, botol bekas, tandon, kebun, hingga pelepah pisang yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk.
Ngasri menegaskan, pihak kelurahan akan terus berkomunikasi dengan masyarakat agar saluran air tidak dijadikan tempat pembuangan limbah kotoran, serta mendorong penggunaan septic tank komunal demi menjaga lingkungan tetap sehat dan aman. **(Hel)
