Warga Ragunan Diimbau Awasi Anak dari Narkoba

Warga Ragunan Diimbau Awasi Anak dari Narkoba

Jakarta Selatan, WartaKarya - Warga RT 008 RW 07, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menggelar tasyakuran malam Tahun Baru 2026 pada Selasa malam (31/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di halaman parkir Jalan Melati tersebut diisi dengan silaturahmi sekaligus imbauan peningkatan pengawasan terhadap anak-anak dari bahaya narkoba dan dampak negatif penggunaan gawai.

Ketua RT 008 RW 07, Suripto, dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan terhadap berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan anak-anak dan remaja, mulai dari penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja seperti tawuran, hingga penggunaan gawai secara berlebihan.

Menurutnya, penggunaan ponsel dan gim yang tidak terkontrol berdampak pada menurunnya komunikasi antara orang tua dan anak. Anak-anak cenderung menghabiskan waktu di kamar dengan gawai, sehingga interaksi keluarga berkurang dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar menurun.

“Perubahan perilaku ini terlihat dari berkurangnya sikap sopan santun anak-anak terhadap orang yang lebih tua dibandingkan generasi sebelumnya,” ujar Suripto.

Ia mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak demi menjaga perilaku serta masa depan mereka. Kegiatan tasyakuran ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara warga dan pengurus lingkungan, meskipun tidak seluruh warga dapat hadir karena kesibukan masing-masing.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat Abdul Haris Nasution atau yang akrab disapa Pak Nas mengusulkan agar pertemuan warga dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat silaturahmi dan mencegah konflik lingkungan.

Menurutnya, kesibukan warga, baik ibu rumah tangga maupun kepala keluarga yang bekerja hingga larut, membuat waktu berkumpul semakin terbatas. Karena itu, ia mengusulkan pertemuan rutin setiap tiga bulan sekali, idealnya dalam bentuk arisan agar partisipasi warga lebih optimal.

“Pertemuan rutin ini penting untuk membahas berbagai persoalan lingkungan, mulai dari kenakalan remaja, persoalan sosial, hingga masalah parkir kendaraan yang berpotensi menimbulkan gesekan antarwarga,” ujarnya.

Warga berharap komunikasi dan kebersamaan terus terjaga sehingga tanggung jawab menjaga lingkungan menjadi tugas bersama, bukan hanya pengurus RT semata. **(Hel)

LOWONGAN WARTAWAN

Popular News