- by Redaksi 2
- 03 Januari 2026
Mahasiswi UNAS Gelar Penyuluhan Kesehatan Lansia di Ragunan
Jakarta Selatan, WartaKarya - Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lanjut usia (lansia) sekaligus mengawali tahun 2026, mahasiswi Fakultas Kesehatan Program Kebidanan Universitas Nasional (UNAS) Jakarta menggelar penyuluhan kesehatan bagi warga lansia di Yayasan Daarul Rahmah, RT 008 RW 07, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Kegiatan penyuluhan kesehatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, edukasi pola hidup sehat, sesi tanya jawab seputar kesehatan, serta pemanfaatan obat herbal. Kegiatan tersebut didampingi dua orang dokter dosen Fakultas Kesehatan UNAS dan dibantu 28 mahasiswi.
Penyuluhan kesehatan dilaksanakan sejak 15 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Hingga Jumat (3/1/2026), jumlah lansia yang telah mengikuti kegiatan ini mencapai sekitar 100 orang dan diperkirakan akan terus bertambah. Selain kegiatan terpusat, mahasiswa juga melakukan kunjungan langsung ke rumah warga, termasuk ibu melahirkan, balita, dan lansia.
Ketua RW 07 Kelurahan Ragunan, Suardi, mengapresiasi kegiatan magang dan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa UNAS tersebut.
“Saya sangat berterima kasih dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Pemeriksaan kesehatan dilakukan mulai dari lansia, ibu hamil, hingga balita. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi warga dan juga menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa,” ujar Suardi.
Ia menambahkan, RW 07 sangat mendukung kegiatan mahasiswa karena mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya bagi lansia agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menjaga pola hidup sehat.
Sementara itu, Novi, salah satu mahasiswi Fakultas Kesehatan Program Kebidanan UNAS, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari program stasiun komunitas sebagai syarat kelulusan mahasiswa kesehatan.
“Mayoritas lansia di RW 07 mengalami hipertensi. Karena itu kami mendorong mereka untuk rutin memeriksakan kesehatan ke fasilitas terdekat atau posyandu lansia jika tersedia,” jelas Novi.
Ia juga mengimbau warga untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga pola makan sesuai kondisi penyakit, berolahraga ringan, serta aktif bersosialisasi guna mengurangi stres. Seluruh kegiatan penyuluhan ini diberikan secara gratis dan difasilitasi oleh mahasiswa UNAS.
Tokoh masyarakat Kampung Pisang RW 07, Sholihin, menyampaikan kegiatan penyuluhan tersebut sangat bermanfaat dan mudah dipahami oleh para lansia.
“Penjelasan tentang hipertensi, kolesterol, dan kaitannya dengan penyakit jantung cukup jelas dan berkesan bagi kami,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan dan didampingi dokter spesialis agar materi kesehatan yang disampaikan semakin lengkap dan mendalam. **(Hel)
