SMP Islamiyah Serua Serentak Kenakan Batik

SMP Islamiyah Serua Serentak Kenakan Batik

Depok, WartaKarya - Memperingati Hari Batik Nasional 2026, seluruh siswa dan guru SMP Islamiyah Serua, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, serentak mengenakan pakaian batik, Jumat (2/10/2026).

Sebanyak 415 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX mengikuti kegiatan tersebut bersama para guru. Meski bertepatan dengan Jumat, kegiatan belajar tetap diawali pembiasaan salat Duha berjamaah dan dilanjutkan berbagai kegiatan edukatif.

Kepala SMP Islamiyah Serua, Murtado, mengatakan penggunaan batik secara serentak merupakan bentuk penghargaan terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia.

“Kami, para guru dan seluruh siswa SMP Islamiyah Serua yang berjumlah 415 dari kelas VII, VIII, dan IX, hari ini serentak mengenakan batik,” kata Murtado di SMP Islamiyah Serua, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, batik merupakan warisan budaya bangsa yang perlu terus dilestarikan. Ia mengaku bangga mengenakan batik yang telah dikenal hingga kancah internasional.

“Kami bangga mengenakan batik sebagai warisan yang telah dikenal di kancah internasional. Sebagai siswa yang merupakan generasi penerus bangsa, kita harus melestarikan batik agar menjadi kebanggaan bagi Indonesia,” ujarnya.

Murtado menambahkan, meski SMP Islamiyah Serua menerapkan pakaian muslim dalam kegiatan belajar, siswa juga memiliki jadwal mengenakan seragam batik. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah ikut melestarikan warisan budaya Indonesia.

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Islamiyah Serua, Tatti Tuti Alawiyah, mengatakan peringatan Hari Batik Nasional diawali dengan salat Duha berjamaah sesuai jadwal kegiatan Jumat.

Setelah salat Duha, siswa mengikuti kegiatan edukatif dengan menonton film dokumenter menggunakan tiga unit smart TV bantuan pemerintah. Kegiatan kemudian dilanjutkan permainan yang berisi berbagai pertanyaan.

“Bagi siswa yang bisa menjawab diberikan hadiah yang sudah disiapkan guru berupa makanan ringan. Kemudian, di Hari Batik Nasional ini semua siswa memakai baju batik berbagai macam daerah, termasuk bapak dan ibu guru,” terangnya.

Tatti berharap batik Indonesia dengan beragam kreasi dapat terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat, termasuk di luar negeri.

“Kalau di SMP Islamiyah Serua, alhamdulillah di Hari Batik Nasional semua wajib memakai batik karena jauh sebelumnya sudah diinformasikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sesuai jadwal Jumat, siswa perempuan mengenakan rok dan jilbab biru yang dipadukan dengan pakaian batik. Sementara siswa laki-laki mengenakan celana biru dan pakaian batik.

“Pesan ibu, semoga anak-anak mengetahui bahwa 2 Oktober 2026 merupakan Hari Batik Nasional. Batik adalah milik Indonesia,” tutupnya. **(Dib)

Popular News