PSN Menteng Atas Catat ABJ 100 Persen

PSN Menteng Atas Catat ABJ 100 Persen

Jakarta Selatan, WartaKarya - Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Jumat Bersih di Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, mencatat hasil positif. Pemeriksaan terhadap 120 rumah di RT 007 RW 12 tidak menemukan jentik nyamuk sehingga angka bebas jentik (ABJ) mencapai 100 persen.

Kegiatan yang rutin digelar setiap Jumat tersebut melibatkan kader juru pemantau jentik (Jumantik), Dasawisma (Dawis), PKK, serta petugas Puskesmas Kelurahan Menteng Atas.

Koordinator Jumantik Kelurahan Menteng Atas, Ida Hakim, mengatakan hasil pemeriksaan menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kalau masalah wilayah dan lingkungan, warga kita menyelesaikan bersama-sama,” ujar Ida.

Ketua RW 12 Asep mengatakan hasil pemeriksaan jentik di RT 007 menunjukkan angka nol. Namun, capaian tersebut menurutnya harus dipertahankan, terutama memasuki musim penghujan.

“Alhamdulillah hasil pemeriksaan sarang jentik nyamuk oleh para kader Jumantik nol. Artinya, kita bukan merasa membanggakan ini, tetapi tetap harus dipertahankan. Kasus DBD juga nol,” kata Asep.

Ia mengatakan selama ini belum pernah ditemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) di RW 12. Karena itu, kader Jumantik diminta tetap aktif melakukan pemantauan serta mengingatkan warga menerapkan pemberantasan sarang nyamuk.

“Apalagi nanti Oktober mungkin sudah musim penghujan. Jadi kita harus siap-siap. Ibu-ibu kader laksanakan 4M dan terus mengingatkan warga untuk berpartisipasi,” ujarnya.

Petugas Puskesmas Kelurahan Menteng Atas, dr. Devi, mengatakan capaian ABJ 100 persen dan nihil kasus DBD di wilayah tersebut patut dipertahankan. Berdasarkan pemantauan Januari hingga September 2026, kasus DBD di wilayah kerja tersebut berada pada urutan terendah ke-13.

“Boleh bahagia, tetapi tidak boleh jumawa. Tetap harus berhati-hati karena masih ada tiga bulan ke depan, yakni Oktober, November dan Desember,” kata dr. Devi.

Menurut dia, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena tempat-tempat yang dapat menampung air berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk, seperti ban bekas, botol bekas, serta bagian tanaman yang dapat menampung air.

Ia meminta kader terus turun ke lapangan dan mengingatkan warga menerapkan 4M Plus, yakni menguras, menutup, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas, serta memantau jentik. Upaya tersebut dapat dilengkapi dengan penggunaan lotion antinyamuk, menanam tanaman tertentu, menggunakan kelambu, dan memelihara ikan pemakan jentik.

Dr. Devi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pemilahan sampah. Menurutnya, Kelurahan Menteng Atas perlu terus menghidupkan bank sampah dan mengoptimalkan penggunaan komposter yang telah disiapkan di sejumlah RW.

Sementara itu, Lurah Menteng Atas Hj. Yuyun Ayunah, SKM, MKM, mengatakan kekompakan warga RW 12 dan para kader Jumantik menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan kegiatan PSN.

“Minggu ini tidak ditemukan sarang jentik dan kasus DBD nol dengan ABJ 100 persen,” kata Yuyun.

Ia meminta kader Jumantik meningkatkan kegiatan pemantauan menjelang musim hujan. Selain itu, Yuyun mendorong kader Dasawisma menyosialisasikan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang pemilahan sampah dari sumbernya.

Yuyun menyebut pemilahan sampah di Kelurahan Menteng Atas saat ini baru mencapai 66 persen. Karena itu, peran kader dan masyarakat diperlukan agar program tersebut dapat terus ditingkatkan.

Kelurahan Menteng Atas juga akan mewakili wilayahnya dalam kegiatan Kampung Siaga TB yang dijadwalkan berlangsung 8–9 Oktober 2026. RW 06 juga ditunjuk mengikuti lomba Kampung TBC.

“Para kader Jumantik, Dawis dan PKK kami minta mendukung kegiatan tersebut. Kita sudah guyub dan mau bekerja sama, termasuk dalam pemilahan sampah,” ujar Yuyun. **(Hel)

Popular News