FLONA 2026, Ragunan Angkat Pesan Konservasi

FLONA 2026, Ragunan Angkat Pesan Konservasi

Jakarta Pusat, WartaKarya - Masih dalam suasana semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menyelenggarakan Pameran FLONA (Flora dan Fauna) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026) sore.

Pameran FLONA yang digelar setiap tahun tersebut menjadi salah satu ruang edukasi dan rekreasi lingkungan yang mempertemukan masyarakat dengan kekayaan flora dan fauna. Kegiatan ini menghadirkan beragam tanaman, satwa, serta karya pertamanan.

Kepala UPT Taman Margasatwa Ragunan, drh. Endah Rumiyati, M.Si., mengatakan FLONA tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang interaksi masyarakat untuk mengenal lebih dekat pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

“FLONA tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat untuk mengenal lebih dekat pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam,” ujar Endah.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut masyarakat diajak semakin peduli terhadap lingkungan serta memahami pentingnya upaya konservasi keanekaragaman hayati.

Pada penyelenggaraan FLONA 2026, Taman Margasatwa Ragunan turut ambil bagian dengan mengusung tema “Under The Wings of Jakarta, Reconnecting People, Nature, and The Spirit of Jakarta.”

Tema tersebut bermakna “Di Bawah Naungan Jakarta: Menghubungkan Kembali Manusia, Alam, dan Semangat Jakarta.”

Tema ini menjadi refleksi bahwa Jakarta bukan hanya kota dengan aktivitas masyarakat yang dinamis, tetapi juga memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang perlu dijaga bersama.

Kehadiran Taman Margasatwa Ragunan dalam FLONA sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pesan bahwa konservasi satwa merupakan bagian penting dari kehidupan perkotaan yang berkelanjutan.

Angkat Sayap Elang Bondol

Untuk memperkuat tema tersebut, konsep stan Taman Margasatwa Ragunan mengangkat bentuk sayap Elang Bondol, salah satu satwa yang menjadi ikon dan maskot Provinsi DKI Jakarta.

Bentangan sayap Elang Bondol menjadi simbol perlindungan, kebebasan, serta hubungan harmonis antara manusia dan alam.

“Di bawah naungan sayap tersebut, Ragunan ingin mengajak masyarakat untuk kembali terhubung dengan alam dan memahami bahwa keberlangsungan satwa merupakan tanggung jawab bersama,” kata Endah.

Melalui desain stan yang mengangkat karakter Elang Bondol, pengunjung diharapkan tidak hanya menikmati tampilan pameran, tetapi juga memperoleh pengalaman edukatif mengenai konservasi dan keberagaman satwa.

Tampilkan 30 Koleksi Satwa

Dalam FLONA 2026, Taman Margasatwa Ragunan memamerkan sekitar 30 koleksi satwa awetan atau opset yang mewakili tiga kelompok utama, yakni mamalia, aves, dan reptilia.

Koleksi tersebut menjadi media edukasi bagi pengunjung untuk mengenal karakteristik berbagai jenis satwa sekaligus memahami peran penting masing-masing dalam ekosistem.

Kehadiran koleksi opset satwa juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran menarik bagi keluarga, pelajar, komunitas, maupun masyarakat umum yang mengunjungi FLONA.

Taman Margasatwa Ragunan berkomitmen menjalankan fungsi konservasi, edukasi, penelitian, dan rekreasi secara beriringan. Melalui FLONA 2026, Ragunan ingin menyampaikan pesan bahwa mengenal alam merupakan langkah awal untuk mencintai dan menjaga alam.

Under The Wings of Jakarta — Reconnecting People, Nature, and The Spirit of Jakarta,” tandas Endah. **(Hel)

Iklan 24.08.2026

Popular News