Cilandak Timur Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah

Cilandak Timur Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah

Jakarta Selatan, WartaKarya - Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, terus menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga menjelang pemberlakuan kebijakan pengurangan pengiriman sampah ke TPST Bantargebang mulai 1 Agustus 2026 sesuai Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.

Sosialisasi dilakukan kepada ketua RT dan RW, kader Jumantik, Dasawisma, PKK, serta berbagai elemen masyarakat agar warga mulai memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.

Lurah Cilandak Timur, Mila Herawati, mengatakan program pemilahan sampah telah mulai diterapkan di dua RW. Namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan lahan untuk pengolahan sampah organik.

"Pemilahan sampah rumah tangga sudah mulai berjalan di dua RW. Kendala utama saat ini adalah keterbatasan lahan dan masih perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat yang memiliki lahan untuk mendukung pengolahan sampah organik," ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Menurut Mila, pihak kelurahan telah mengusulkan pemanfaatan lahan milik pemerintah yang belum digunakan sebagai lokasi pembuatan lubang biopori dan Tempat Ekologis Bersama (Teba) Modern untuk mengolah sampah organik.

"Kami telah mengajukan pemanfaatan lahan pemerintah agar bisa digunakan sebagai lokasi biopori maupun Teba Modern, sehingga warga yang tidak memiliki lahan tetap dapat mengolah sampah organiknya," katanya.

Selain itu, Kelurahan Cilandak Timur juga mengimbau petugas pengangkut sampah agar hanya mengangkut sampah yang telah dipilah sesuai jenisnya.

Mila menjelaskan, sosialisasi telah dilakukan melalui berbagai forum, seperti pertemuan RT, PKK, serta kepada pelaku usaha, termasuk rumah makan. Meski demikian, pelaksanaannya belum mencapai 100 persen.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Kelurahan Cilandak Timur telah membuat lubang biopori dan Teba Modern di sejumlah lokasi, antara lain RPTRA Cilandak KKO, SDN 05, SDN 01, serta beberapa lingkungan RT. Program tersebut telah berjalan sekitar empat minggu dan terus dipantau secara berkala. **(Hel)

low 7 13/4

Popular News